Sunday, December 27, 2009

Lifestyle setiap orang memang berbeda-beda apalagi TAHUN Baru tinggal di depan mata, saatnya wanita tampil beda. Ubah penampilan lama Anda dengan mengikuti tren mode terkini, tren mode 2010 seiring dengan slogan Astaga.com lifestyle on the net:

1. Batik atau jenis tekstil lainnya masih terus diolah menjadi beragam koleksi wanita yang cantik dan menarik. Upaya pelestarian kain tekstil Indonesia tidak lepas dari peran desainer yang tergabung dalam Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) dan Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI). Kedua organisasi mode tersebut baru-baru ini memberikan pilihan orang berpakaian di 2010.

2. Siluet busana yang populer di tahun mendatang lebih pendek atau menjadi mini lagi. Gaun panjang sudah ditinggalkan. Orang sudah mulai ingin ringkas dengan gaun seputar lutut.

3. Bentuk-bentuk draperi semakin menonjol. Hal ini terlihat jelas pada busana-busana yang ditampilkan perancang APPMI di pergelaran Fashion Tendance dan Trend Show IPMI 2010.

4. Mode mendatang juga meninggalkan siluet sifon lembut, aplikasi payet dan kristal di sana-sini. Penonjolan lebih kepada bentuk-bentuk struktural busana, seperti bahu makin tinggi dan potongan ketat. Sehingga bentuk badan lebih ditonjolkan.

Friday, October 9, 2009

Presiden Amerika Serikat Barack Obama meraih Nobel Perdamaian. Seperti diwartakan Reuters, Jumat (9/10), nobel tersebut diraih pria kelahiran 4 Agustus 1961 karena telah memberikan dunia "harapan untuk masa depan yang lebih baik" dan perjuangannya melucuti senjata nuklir. Tentu saja, keputusan memberikan penghargaan tersebut untuk seorang presiden yang kurang dari sembilan bulan masa jabatannya dan belum mencetak keberhasilan besar dalam kebijakan luar negeri, menjadi kejutan besar. Komite Nobel Norwegia memuji pria lulusan hukum Harvard ini untuk upayanya yang luar biasa dalam memperkuat diplomasi internasional dan kerja sama antar bangsa. Presiden pertama Afrika-Amerika itu telah menyerukan perlucutan senjata dan bekerja untuk memulai kembali terhentinya proses perdamaian Timur Tengah sejak menjabat pada Januari silam. "Sangat jarang memiliki orang yang sama seperti Obama yang berhasil menangkap perhatian dunia dan memberikan rakyatnya harapan untuk masa depan yang lebih baik," ujar komite tersebut.

Dalam pidatonya di Prague, Republik Ceko pada April lalu, Obama menyatakan: "Jadi hari ini, saya menyatakan dengan jelas dan dengan keyakinan serta komitmen Amerika untuk mencari kedamaian dan keamanan dunia tanpa senjata nuklir." Namun, ia bukan presiden Amerika pertama yang menetapkan perihal tersebut, dan diakui mungkin hal itu tidak dapat dicapai dalam masa hidupnya. Masalah mendesak lainnya, suami dari Michelle Obama ini masih mencari terobosan pada perselisihan program nuklir Iran dan terhentinya proses perdamaian Timur Tengah. Adapun pada Kamis silam, Menteri Luar Negeri Israel Avigdor Lieberman mengatakan tidak ada kesempatan untuk kesepakatan damai selama bertahun-tahun.

Sementara kepala perundingan perdamaian Palestina, Saeb Erekat menyambut baik penghargaan yang diberikan kepada Obama. "Kami berharap dia akan mampu mencapai perdamaian di Timur Tengah dan dapat menarik kembali perbatasan 1967 dari Israel dan mendirikan negara Palestina merdeka di perbatasan 1967," ujar Erekat. Bagaimanapun di Gaza, Palestina, pemimpin Jihad Islam, Khaled Al-Batsh mengutuk keputusan komite atas Nobel tersebut. "Obama memenangkan penghargaan perdamaian menunjukkan hadiah ini bersifat politisi, tidak diatur oleh prinsip-prinsip kredibilitas, nilai-nilai dan moral," ujar Khaled kepada Reuters.

"Mengapa Obama diberi hadiah perdamaian sementara negaranya sendiri memiliki senjata nuklir terbesar di bumi ini dan tentaranya terus menumpahkan darah orang-orang tidak bersalah di Irak dan Afghanistan" imbuh Khaled. Bulan lalu, Obama memimpin pertemuan bersejarah Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang dengan suara bulat menyetujui konsep resolusi AS yang memanggil negara-negara senjata nuklir untuk membongkar gudang penyimpanan senjata mereka. Obama adalah senior ketiga Partai Demokrat AS yang memenangkan penghargaan tersebut tahun ini setelah mantan Wakil Presiden Al Gore yang menang pada 2007 bersama dengan panel iklim PBB dan Jimmy Carter pada 2002. Hadiah makhota Swedia senilai US$1.4 juta atau sekitar 13 miliar itu akan diserahkan di Oslo, Norwegia pada 10 Desember mendatang.

Dua orang teroris yang ditembak mati oleh tim Densus 88 dalam pengebrekan di rumah kost lantai II kamar 15 Jalan Semangi II RT02/03, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Banten, jarang menampakkan diri. "Jangankan bicara, untuk berinteraksi dengan saya dan anak kost lainnya juga jarang sekali," kata pejaga rumah kost, Ny Suwarni di Tangerang, Jum`at.

Menurut Ny Suwarni, kedua orang yang diduga teroris tersebut telah sebulan menempati rumah kost di kamar No 15. "Kamar nomor 15 berada diujung paling kiri yang ditempati dua orang teroris itu dan sering mematikan lampu pada malam hari setelah pulang dari kerja," ujarnya. Sementara itu Baharuddin (17), mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Ciputat, Tangerang Selatan, yang menempati kamar No.14 mengatakan, dua orang tersebut berpenampilan biasa.

"Keduanya tidak mengunakan surban dan tidak punya jenggot, gayanya biasa-biasa saja," jelas Baharuddin. Diakui Baharuddin, salah satu dari teroris yang ditembak mati tersebut bernama Soni dan pria tersebut mengaku bekerja di Jalan MH Thamrin, Jakarta. "Pria yang satunya lagi saya tidak tahu namanya, cuman Soni yang saya pernah saya ajak berbincang," kata Baharuddin. Baharuddin mengatakan, kedua orang tersebut sering pulang ke rumah kost sekitar pukul 22.00 WIB kemudian pagi hari berangkat entah ke mana. "Selama tinggal di sini kedua orang itu jarang keluar kamar kost, paling hanya membuka pintu sedikit saja kemudian ditutup lagi," ungkapnya. Mahasiswa semester I Fakultas Usuludin dan Filsafat UIN itu mengatakan, biaya untuk membayar kost tersebut dalam satu bulan seharga Rp430 ribu. "Keduanya menempati kamar kost paling kecil, di ujung kiri disamping kamar kost saya," ujar Baharuddin.